Sobat Bumi Samarinda Tanam Harapan di Pesisir Muara Badak
Rimpang.id — Lumpur pesisir Muara Badak menjadi saksi langkah para relawan yang datang dengan satu tujuan: merawat alam. Sobat Bumi Samarinda menggelar aksi penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir Kalimantan Timur yang terus menghadapi tekanan lingkungan.
Aksi ini turut melibatkan perwakilan Pemuda Pelopor Kalimantan Timur, yakni Nurul dan Fatur, yang hadir dan terjun langsung menanam bibit mangrove bersama para relawan. Keterlibatan keduanya menegaskan peran generasi muda sebagai garda depan dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.

Mangrove dipilih karena perannya yang krusial sebagai penahan abrasi, penyerap karbon, serta penopang kehidupan biota laut. Bagi kawasan Muara Badak, hutan mangrove bukan hanya soal ekologi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi dan ruang hidup masyarakat pesisir.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Kalcer And Vintage Indonesia, Arianto, yang menunjukkan dukungan komunitas kreatif terhadap gerakan pelestarian lingkungan. Kehadiran lintas komunitas ini memperlihatkan bahwa isu lingkungan mampu menyatukan beragam latar belakang dalam satu aksi nyata.
Di bawah terik matahari, satu per satu bibit mangrove ditanam di lumpur pesisir. Spanduk kegiatan yang berdiri di tengah hamparan bakau menjadi penanda semangat gotong royong para relawan, bahwa menjaga alam adalah kerja bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Bagi Sobat Bumi Samarinda, aksi ini bukan sekadar kegiatan simbolik.
Dari pesisir Muara Badak, mereka menanam harapan: tentang laut yang lebih lestari, pesisir yang lebih kuat, dan masa depan yang tetap berpihak pada alam.

